Fanpage : HMDA SADHATA
E-mail : [email protected]

Pemasangan Keramik


Yang harus diperhatikan sebelum memasang keramik


Pada saat pembelian keramik, perlu dipastikan bahwa Anda membeli produk yang benar melalui pengecekan nama produsen, nama koleksi atau nomor kode tipe keramik dan ukuran. Dengan memperhatikan kode yang tertera pada kemasan, diantaranya :
Grade/kualitas : apakah kualitas 1 atau lainnya (penamaan kualitas dapat berbeda-beda tergantung produsen).
Caliber : dinamakan juga work size, menyatakan ukuran yang sebenarnya dihasilkan pada saat produksi.
Tonality/shade : variasi warna, menyatakan shade yang dihasilkan pada saat produksi.


► Pastikan Jumlah keramik dalam 1 seri/1 motif yang akan anda beli benar2 Cukup , jangan sampai kekurangan, karena biasanya jika anda membeli kekurangannya, warna/tone/shade yang mucul pasti akan berbeda walaupun seri/motif & merk memang sama persis, namun berbeda di Kode Produksinya akan membuat keramik tersebut menjadi terlihat belang saat diaplikasikan bersama teman2nya sejenis. Walaupun terkadang perbedaannya tidak terlalu jauh, namun ada baiknya anda pastikan jangan sampai kurang dalam 1 pembelian, karena walaupun anda membeli kekurangannya 1-2 hari sesudahnya pun ,stock di Toko tersebut sudah berbeda kode Produksinya,Dan ingatlah untuk membeli 1seri/motif tersebut di Toko yang sama!.

Cara menentukan jumlah keramik pada suatu ruangan



► Terlebih dahulu tentukan luas permukaan yang akan dilapisi keramik. Kebutuhan pada bagian lantai, sebaiknya menggunakan keramik lantai, sedangkan kebutuhan bagian dinding gunakan keramik dinding yang disesuaikan dengan kebutuhan luasan bidang yang akan dilapisi keramik.
Tentukan rencana / pola pemasangan secara paralel atau diagonal. Jika pemasangan secara paralel (standar), kebutuhan keramik dapat dilebihkan volumenya sampai dengan 5%, dan pemasangan secara diagonal tentunya jumlah keramik yang terbuang akan lebih banyak, sebaiknya dilebihkan hingga ± 7%.
Tentukanlah tipe keramik dekoratif yang mau dipasang (jika ada) penggunaan listello, dot, corner atau panel dekoratif akan sangat menentukan jumlah keramik dasar (base tile) yang dibutuhkan.
Umumnya penghitungan jumlah keramik akan lebih presisi dengan gambar skalatis/gambar kerja. Bantuan seorang professional sangat membantu penghitungan kebutuhan keramik ini.
Beberapa bagian dari area yang akan dipasang memerlukan pemotongan khusus (seperti pada sudut ruangan atau pertemuan dinding dan lantai). Pastikan jumlah keramik yang tersedia sudah diperhitungkan untuk area-area yang perlu pemotongan ini.
Untuk kebutuhan maintenance di kemudian hari, lebihkan 2 – 3 % dari total keramik terpasang dan simpan di tempat yang aman.

Cara memilih warna keramik

  1. Bangunan bergaya etnik dapat menggunakan elemen kayu yang cukup terekspos, yaitu dengan warna keramik abu-abu, paduan putih dan krem/kuning, coklat maupun terakota.
  2. Bangunan bergaya modern atau minimalis dengan tidak banyak menyimpan perabotan, akan sesuai dengan keramik dengan warna-warna lembut dan “tidak berteriak”, seperti warna putih atau warna semen.
  3. Bangunan bergaya natural akan sesuai dengan keramik bermotifkan batu alam atau bambu. Tentunya hal ini akan mendukung suasana alami yang hendak ditampilkan.
  4. Bangunan bergaya klasik akan pas dengan keramik bermotifkan seperti marmer atau granit. Jika ingin memiliki suasana anggun dan elegan akan sebaiknya tampil dengan corak seperti itu atau motif baroque.
  5. Bangunan bergaya mediteranea akan cocok dengan keramik warna krem , coklat tanah, atau yang memiliki gradasi kedua warna itu.
  6. Bangunan bergaya country lebih cocok menggunakan keramik bermotifkan floral atau geometri.
sumber : kaskus

0 Comments: